PEMBANGUNAN/REHAB SDN DI WILAYAH DIKBUD KOTA TASIKMALAYA DIDUGA ABAIKAN UU KIP NO. 14

PEMBANGUNAN/REHAB SDN DIWILAYAH DIKBUD KOTA TASIKMALAYA DIDUGA ABAIKAN UU KIP NO 14

Kota Tasikmalaya,Silpost- Kegiatan Pembangunan /rehab ruang kelas sekolah Dasar (SD) diwilayah (DIKBUD) Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya yang sedang berlangsung yang bersumber dari anggaran pemerintah Dana Alokasi khusus(DAK) anggaran tahun 2020 disinyalir abaikan Undang Undang Keterbuakaan Informasi Publik (KIP) No 14 tahun 2008 pasalnya papan proyek kegiatan yang dipampang tidak mencantumkan nilai besaran angggaran kegiatan,yang tercantum nama kegiatan,lokasi kegiatan,pelaksanan,volume kegiatan,waktu pelaksanaan,tanggal mulai dan rencana selesai sedangkan jumlah nilai anggaran/besaran anggaran tidak dicantumkan,hal ini menimbulkan pertanyaan publik.

Jelas-jelas undang undang KIP NO 14 tahun 2008 menjelaskan bahwa lingkup badan publik dalam undang undang ini meliputi lembaga,eksekutif,yudikatif,legislatif,serta penyelenggaraan negara lainnya yang mendapatkan dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). sejatinya harus mengimpormasikannya.

Salah satu kepala sekolah SDN Siluman 2 yang mendapat bantuan diwilayah DIKBUD Kota Tasikmalaya yang ditemui, Silpost 20/7, Dalam papan proyek/informasi kegiatan tidak dicantumkan besaran anggaran bantuan kegiatan karena ini sesuai juknisnya, lihat saja semua papan proyek untuk SD tidak mencantumkan anggaran bukan untuk menutupi tapi ini sesuai juknis tidak tercantum juga kata pa Kabid ikuti ajah sesuai juknis yang berlaku, jelasnya

Hantauan Silpost 22/7 Dilapangkan dibeberapa SDN diwilayah DIKBUD Kota Tasikmalaya jawabannya hampir sama semua

Dalam hal ini Dinas terkait sejatinya perlu menjelaskan yang sejelas jelasnya ,apakah hal ini memang juknisnya benar begitu baik dari KEMENDIKBUD atau PUPR, sedangkan bagaimana amanat pungsi UU KIP NO 14 tahun 2008, dengan harapan kedepan segala bentuk kegiatan yang menggunakan anggran pemerintah transpran terpangpang dan publik tidak menuai tanda tanya.
EFIN